Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Aliansi Jambi Menggugat Demo di Kantor Gubernur, Desak Transparansi Anggaran

Aliansi Jambi Menggugat Demo di Kantor Gubernur, Desak Transparansi Anggaran

  • account_circle Andi
  • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
  • visibility 6
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TRISARA INDONESIA – Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Jambi Menggugat menggelar demonstrasi di depan Kantor Gubernur Jambi, Kamis (15/10/2026). Mereka mendesak Pemerintah Provinsi Jambi membuka transparansi anggaran pembangunan multiyears, mengaudit dana penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga meminta Gubernur Jambi Al Haris mundur dari jabatannya.

Aksi tersebut menjadi bentuk protes terhadap sejumlah kebijakan pemerintah provinsi yang dinilai belum mampu menjawab persoalan di tengah masyarakat.

Dalam demonstrasi itu, massa menyoroti penggunaan anggaran pembangunan multiyears. Mereka meminta pemerintah membuka informasi secara transparan agar masyarakat dapat mengetahui peruntukan dan penggunaan anggaran tersebut.

Selain itu, massa mendesak audit terbuka terhadap dana penanganan karhutla senilai Rp 30 miliar yang disebut berasal dari pemerintah pusat.

Mereka juga meminta pemerintah segera menuntaskan persoalan kebakaran hutan dan lahan serta aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang masih menjadi perhatian di Provinsi Jambi.

Koordinator Umum Aliansi Jambi Menggugat, Zikrillah, mengatakan pihaknya menilai kepemimpinan Gubernur Jambi belum mampu menyelesaikan persoalan tersebut. Karena itu, mereka meminta Al Haris mengundurkan diri dari jabatannya.

“Mendesak Gubernur Provinsi Jambi mundur dari jabatannya, karena kami menilai Gubernur Provinsi Jambi gagal memimpin Provinsi Jambi hari ini, kami melihat ada bentuk dugaan korupsi yang sewenang-wenang Provinsi Jambi hari ini. Oleh karena itu kami meminta Gubernur Provinsi Jambi segera mundur dari jabatannya” ujarnya, Kamis (15/10/2026).

Setelah cukup lama menunggu di depan gerbang kantor gubernur, massa akhirnya membubarkan diri. Mereka tidak berhasil bertemu langsung dengan Al Haris untuk menyampaikan tuntutan tersebut.

Sementara itu, aparat kepolisian mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan jalannya demonstrasi. Pengamanan dilakukan menyusul adanya beberapa kelompok mahasiswa yang menggelar aksi di lokasi berbeda atau pada waktu yang berdekatan.

Kepala Bagian Operasi Polresta Jambi, Kompol Yumika, mengatakan terdapat tiga kelompok yang menggelar demonstrasi pada hari itu, yakni Aliansi Jambi Menggugat, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jambi.

“Kita mempersiapkan pengamanan personil sebanyak 400 personil. Situasi saat ini aman dan kondusif ,” ujarnya.

Kepolisian menyatakan situasi selama demonstrasi berlangsung tetap aman dan kondusif.

  • Penulis: Andi
  • Editor: Anggun

Rekomendasi Untuk Anda

  • Topeng Labu Muaro Jambi Ajarkan Kesetaraan, dari Tradisi Pengasingan hingga Panggung Seni

    Topeng Labu Muaro Jambi Ajarkan Kesetaraan, dari Tradisi Pengasingan hingga Panggung Seni

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Ficus Nation
    • visibility 19
    • 0Komentar

    TRISARA INDONESIA – Tradisi Topeng Labu dari Desa Muara Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, bukan sekadar kesenian turun-temurun. Di balik topeng yang terbuat dari tempurung labu tua, tersimpan kisah tentang stigma, penerimaan sosial, dan perjuangan memanusiakan manusia. Nilai-nilai tersebut kembali diangkat dalam Sarasehan dan Seni (Saraseni) Budaya 2026 yang digelar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) […]

  • PFI Jambi Kecam Kekerasan terhadap Dua Wartawan saat Liputan Demo Karhutla di Sumatera Selatan

    PFI Jambi Kecam Kekerasan terhadap Dua Wartawan saat Liputan Demo Karhutla di Sumatera Selatan

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
    • account_circle Amal
    • visibility 9
    • 0Komentar

    TRISARA INDONESIA – Aksi dugaan kekerasan disertai intimidasi terhadap wartawan saat menjalankan tugas peliputan demo di wilayah Sumatera Selatan, mendapat kecaman keras dari pengurus Pewarta Foto Indonesia (PFI) Provinsi Jambi @pfijambi “Sikap kita menolak adanya kekerasan tersebut dan dukungan kita pada perlindungan atas kerja-kerja jurnalistik,” tegas Irma Tambunan, Perwakilan PFI Jambi, Rabu (14/10/2026). Peristiwa tersebut […]

  • Kejati Jambi Tetapkan 6 Tersangka Korupsi Anggaran DPRD Merangin, Kerugian Negara Rp 19,5 Miliar

    Kejati Jambi Tetapkan 6 Tersangka Korupsi Anggaran DPRD Merangin, Kerugian Negara Rp 19,5 Miliar

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Sari
    • visibility 39
    • 0Komentar

    TRISARA – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan anggaran Sekretariat DPRD (Setwan) Kabupaten Merangin, Jambi, tahun anggaran 2019-2024. Lima orang di antaranya ditahan pada Senin (12/10/2026), sedangkan satu tersangka lainnya belum menjalani pemeriksaan karena alasan kesehatan. Dalam keterangan persnya, Kejati Jambi menyebutkan, kasus tersebut diduga menyebabkan kerugian […]

  • Kenapa Orang Tidur Ngorok? Ini Penyebab, Faktor Risiko, dan Cara Mengatasinya

    Kenapa Orang Tidur Ngorok? Ini Penyebab, Faktor Risiko, dan Cara Mengatasinya

    • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
    • account_circle Trisara Indonesia
    • visibility 8
    • 0Komentar

    TRISARA INDONESIA – Mendengkur atau ngorok saat tidur sering dianggap sebagai hal biasa. Suara yang muncul ketika seseorang terlelap bahkan kerap menjadi bahan candaan di tengah keluarga. Namun, tahukah Anda bahwa kebiasaan ngorok ternyata bisa dipengaruhi oleh kondisi tubuh dan gangguan kesehatan tertentu? Tidak sedikit orang yang bertanya-tanya, kenapa seseorang bisa tidur sambil mengeluarkan suara […]

  • Hampir Gila Aku

    Hampir Gila Aku

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Trisara
    • visibility 129
    • 0Komentar

    TRISARA – Hampir gila aku dibuat asap, melihat air kehilangan tepi, gunung memuntahkan amarah, dan hutan menjadi abu di altar keserakahan. Hampir gila aku melihat hewan-hewan kehilangan rumah, sementara manusia mendirikan singgasana dari reruntuhan rumah mereka. Hampir gila aku ketika langit menumpahkan peringatan, bumi mengguncang kesombongan, dan api menuliskan murka di dahi hutan yang terluka. […]

  • Topeng Labu Muaro Jambi, Tradisi dari Kisah Penderita Kusta yang Kini Membawa Pesan Kesetaraan

    Topeng Labu Muaro Jambi, Tradisi dari Kisah Penderita Kusta yang Kini Membawa Pesan Kesetaraan

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle skalajambi@gmail.com
    • visibility 52
    • 0Komentar

    TRISARA – Di balik Topeng Labu khas Desa Muaro Jambi, Kabupaten Muaro Jambi, tersimpan kisah tentang stigma, pengucilan, dan kerinduan untuk kembali diterima masyarakat. Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun ini kini diangkat ke panggung seni untuk menyampaikan pesan kesetaraan dan inklusivitas. Kisah tersebut menjadi bagian dari diskusi publik dan pertunjukan seni Topeng Labu yang digelar […]

expand_less